Prabowo Pecat Wamenaker, Jangan Sampai Ada 'Noel' Kedua di Kabinet Merah Putih | KOMPAS PETANG

  • Видео
  • О видео
  • Скачать
  • Поделиться

Prabowo Pecat Wamenaker, Jangan Sampai Ada 'Noel' Kedua di Kabinet Merah Putih | KOMPAS PETANG

Simak Video Upacara Detik-Detik Pengibaran Bendera Proklamasi 17 Agustus 2025 HUT ke-80 RI di Istana Merdeka https://www.youtube.com/watch?v=rwoEI-aorpE Simak Video Upacara Penurunan Bendera Merah Putih 17 Agustus 2025 di Istana Merdeka Jakarta https://youtube.com/live/X02rnFK5WOY?feature=share JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Immanuel Ebenezer sebagai tersangka kasus pemerasan terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Noel, sapaan akrab Immanuel, bersama 10 tersangka lain diduga mengetahui, membiarkan, bahkan meminta uang dari praktik korupsi di kementeriannya. Usai ditetapkan sebagai tersangka, Presiden Prabowo Subianto memecat Immanuel Ebenezer dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Pemecatan tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan ini dinilai ironis. Noel yang kerap bersuara lantang menentang korupsi, berdasarkan temuan awal KPK justru diduga sudah menerima uang hasil pemerasan dalam pembuatan sertifikasi K3 sejak baru 2 bulan menjabat sebagai Wamenaker. Sejak awal masa jabatannya, Presiden Prabowo telah memperingatkan para menteri Kabinet Merah Putih untuk tidak melakukan korupsi maupun menyalahgunakan kekuasaan. Namun, penangkapan Immanuel Ebenezer menunjukkan peringatan Presiden belum sepenuhnya dipatuhi. Sikap tegas Presiden Prabowo yang langsung memecat Noel meski berasal dari partai yang sama, Gerindra, mendapat apresiasi. Apresiasi juga disampaikan kepada KPK yang berani menangkap pejabat di lingkaran presiden. Hal ini diharapkan menjadi pertanda baik dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Meski demikian, pemecatan Noel saja dinilai tidak cukup. Diperlukan langkah yang lebih keras dan sistematis untuk melakukan pembenahan, sebab kasus korupsi di pusat maupun daerah masih terus terjadi. Baca Juga [FULL] Andi Azwan dan Pakar Hukum Zainal Respons Permintaan Amnesti Eks Wamenaker Noel | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/613297/full-andi-azwan-dan-pakar-hukum-zainal-respons-permintaan-amnesti-eks-wamenaker-noel-sapa-malam #wamenaker Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/613437/prabowo-pecat-wamenaker-jangan-sampai-ada-noel-kedua-di-kabinet-merah-putih-kompas-petang
5, 281   |   5 дн назад  |   20 - 0
 

Prabowo Pecat Wamenaker, Jangan Sampai Ada 'Noel' Kedua di Kabinet Merah Putih | KOMPAS PETANG

Скачайте изображение (превью) выбрав качество


320x180 480x360 640x480 1280x720

Simak Video Upacara Detik-Detik Pengibaran Bendera Proklamasi 17 Agustus 2025 HUT ke-80 RI di Istana Merdeka



Simak Video Upacara Penurunan Bendera Merah Putih 17 Agustus 2025 di Istana Merdeka Jakarta



JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Immanuel Ebenezer sebagai tersangka kasus pemerasan terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Noel, sapaan akrab Immanuel, bersama 10 tersangka lain diduga mengetahui, membiarkan, bahkan meminta uang dari praktik korupsi di kementeriannya.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, Presiden Prabowo Subianto memecat Immanuel Ebenezer dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Pemecatan tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

Penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan ini dinilai ironis. Noel yang kerap bersuara lantang menentang korupsi, berdasarkan temuan awal KPK justru diduga sudah menerima uang hasil pemerasan dalam pembuatan sertifikasi K3 sejak baru 2 bulan menjabat sebagai Wamenaker.

Sejak awal masa jabatannya, Presiden Prabowo telah memperingatkan para menteri Kabinet Merah Putih untuk tidak melakukan korupsi maupun menyalahgunakan kekuasaan. Namun, penangkapan Immanuel Ebenezer menunjukkan peringatan Presiden belum sepenuhnya dipatuhi.

Sikap tegas Presiden Prabowo yang langsung memecat Noel meski berasal dari partai yang sama, Gerindra, mendapat apresiasi. Apresiasi juga disampaikan kepada KPK yang berani menangkap pejabat di lingkaran presiden. Hal ini diharapkan menjadi pertanda baik dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Meski demikian, pemecatan Noel saja dinilai tidak cukup. Diperlukan langkah yang lebih keras dan sistematis untuk melakukan pembenahan, sebab kasus korupsi di pusat maupun daerah masih terus terjadi.

Baca Juga [FULL] Andi Azwan dan Pakar Hukum Zainal Respons Permintaan Amnesti Eks Wamenaker Noel | SAPA MALAM di

#wamenaker

Artikel ini bisa dilihat di :


Prabowo Pecat Wamenaker, Jangan Sampai Ada 'Noel' Kedua di Kabinet Merah Putih | KOMPAS PETANG

Чтобы скачать видео "Prabowo Pecat Wamenaker, Jangan Sampai Ada 'Noel' Kedua di Kabinet Merah Putih | KOMPAS PETANG" передвинте ползунок вправо



Покажите вашим друзьям, добавьте в соцсети

Ссылка на страницу с видео:

 

Ссылка HTML на страницу с видео:

 

Код для вставки плеера:


  • Комментарии

Комментарии ФБ


Уважаемые друзья!

Источником всего видеоконтента, в том числе проигрывающегося на страницах ресурса ruslar.me, является сторонний видео ресурс, а именно общедоступный видеохостинг YouTube.com, предоставляющий открытый доступ к своему видеоконтенту (используя открытую и общедоступную технологию video API3 youtube.com)!

Проблемы с авторскими правами

Если вам принадлежат авторские права на данное видео, которое было загружено без вашего согласия на YouTube.com, перейдите на страницу этого видео сайта YouTube.com , нажмите на ссылку под проигрывателем Ещё -> "Пожаловаться" -> "Нарушение моих прав" и в выпадающем меню, выбирите, что именно нарушается и нажмите кнопку "Отправить".



Неприемлемый контент

Чтобы сообщить о неприемлемом видео, перейдите на YouTube, нажмите на ссылку под проигрывателем Ещё -> "Пожаловаться" и выберите в "Сообщить о нарушении" что именно вас не устраивает в этом видео. Подробнее о наших правилах читайте в Условиях использования.