[FULL] Keluarga Masih Menunggu Polisi Ungkap Motif Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN

  • Видео
  • О видео
  • Скачать
  • Поделиться

[FULL] Keluarga Masih Menunggu Polisi Ungkap Motif Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN

KOMPAS.TV - Polisi telah menangkap total delapan orang pelaku penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Ilham Pradipta. Empat orang di antaranya merupakan dalang dari penculikan dan pembunuhan Ilham. Kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Ilham Pradipta, terus diusut polisi. Polisi menangkap 4 otak penculikan dan pembunuhan. Aksi penangkapan dilakukan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah. Dalam penangkapan ini, polisi menangkap 3 orang. Tak lama berselang, polisi kembali membekuk 1 tersangka lainnya di wilayah Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Melalui rilis tertulis, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, bilang empat pelaku berinisial C, DH, YJ, dan AA. Tiga pelaku berinisial DH, YJ, dan AA ditangkap pada tanggal 23 Agustus 2025, pukul 20.15 WIB, di daerah Solo, Jawa Tengah. Sedangkan pelaku C ditangkap di daerah PIK, Jakarta Utara, pukul 15.30 WIB, tanggal 24 Agustus 2025. Saat ini, keempat pelaku sedang dilakukan pendalaman secara intensif. Sebelumnya, polisi juga sudah menangkap empat pelaku yang diduga berperan menculik Ilham. Total polisi sudah menangkap 8 pelaku. Namun, polisi masih belum mengungkapkan apa motif pelaku membunuh Ilham. Aksi penculikan terhadap Ilham terekam CCTV di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada 20 Agustus lalu. Sehari kemudian, jasad Ilham ditemukan terikat dan terlakan di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Sahabat KompasTV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv Media sosial KompasTV: Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV Instagram: https://www.instagram.com/kompastv Twitter: https://twitter.com/KompasTV TikTok: https://www.tiktok.com/@kompastvnews
29, 218   |   4 дн назад  |   164 - 0
 

[FULL] Keluarga Masih Menunggu Polisi Ungkap Motif Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Скачайте изображение (превью) выбрав качество


320x180 480x360 640x480 1280x720

KOMPAS.TV - Polisi telah menangkap total delapan orang pelaku penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Ilham Pradipta. Empat orang di antaranya merupakan dalang dari penculikan dan pembunuhan Ilham.

Kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Ilham Pradipta, terus diusut polisi.
Polisi menangkap 4 otak penculikan dan pembunuhan.

Aksi penangkapan dilakukan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah. Dalam penangkapan ini, polisi menangkap 3 orang.

Tak lama berselang, polisi kembali membekuk 1 tersangka lainnya di wilayah Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Melalui rilis tertulis, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, bilang empat pelaku berinisial C, DH, YJ, dan AA.

Tiga pelaku berinisial DH, YJ, dan AA ditangkap pada tanggal 23 Agustus 2025, pukul 20.15 WIB, di daerah Solo, Jawa Tengah.

Sedangkan pelaku C ditangkap di daerah PIK, Jakarta Utara, pukul 15.30 WIB, tanggal 24 Agustus 2025. Saat ini, keempat pelaku sedang dilakukan pendalaman secara intensif.

Sebelumnya, polisi juga sudah menangkap empat pelaku yang diduga berperan menculik Ilham. Total polisi sudah menangkap 8 pelaku. Namun, polisi masih belum mengungkapkan apa motif pelaku membunuh Ilham.

Aksi penculikan terhadap Ilham terekam CCTV di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada 20 Agustus lalu. Sehari kemudian, jasad Ilham ditemukan terikat dan terlakan di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Sahabat KompasTV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.

Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di . Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV.

Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv

Media sosial KompasTV:
Facebook:
Instagram:
Twitter:
TikTok:


[FULL] Keluarga Masih Menunggu Polisi Ungkap Motif Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Чтобы скачать видео "[FULL] Keluarga Masih Menunggu Polisi Ungkap Motif Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank BUMN" передвинте ползунок вправо



Покажите вашим друзьям, добавьте в соцсети

Ссылка на страницу с видео:

 

Ссылка HTML на страницу с видео:

 

Код для вставки плеера:


  • Комментарии

Комментарии ФБ


Уважаемые друзья!

Источником всего видеоконтента, в том числе проигрывающегося на страницах ресурса ruslar.me, является сторонний видео ресурс, а именно общедоступный видеохостинг YouTube.com, предоставляющий открытый доступ к своему видеоконтенту (используя открытую и общедоступную технологию video API3 youtube.com)!

Проблемы с авторскими правами

Если вам принадлежат авторские права на данное видео, которое было загружено без вашего согласия на YouTube.com, перейдите на страницу этого видео сайта YouTube.com , нажмите на ссылку под проигрывателем Ещё -> "Пожаловаться" -> "Нарушение моих прав" и в выпадающем меню, выбирите, что именно нарушается и нажмите кнопку "Отправить".



Неприемлемый контент

Чтобы сообщить о неприемлемом видео, перейдите на YouTube, нажмите на ссылку под проигрывателем Ещё -> "Пожаловаться" и выберите в "Сообщить о нарушении" что именно вас не устраивает в этом видео. Подробнее о наших правилах читайте в Условиях использования.